Review Request: SnapIt Screen Capture 3.7


Halo semuanyaaa melambaikan tangan

Setelah lama nggak membuka dashboard blog sendiri karena disibukkan oleh tugas-tugas yang menggunung dari guru-guru saya tercinta jatuh cinta akhirnya sekarang bisa juga buka tutup dashboard lagi. Dan baru inget di e-mail ada review request, yaudah aku tulis aja. Oh ya sebenernya e-mail udah lawas sekitar semingguan lah. Apa boleh buat, baru sempet baca juga wajah tanpa emosi. Tapi ngga apa, toh ngga ada rugi juga.

E-mail didapat dari Julia Taylor, sumpah nggak ngarang lho ini. Nggak percayaaa???

Nah kalo mau kenalan lebih lanjut sama Julia Taylor, ya silahkan kontak aja e-mailnya

Oke. jadi alasan pertama adalah adaya review request dan yang kedua adalah nambahin postingan blog yang udah lama nggak terurus ini. Bener nih nggak promosi lho cuma review ajaa

Kita kadang, ya atau malah sering membutuhkan tombol print screen di keyboard komputer kita entah dimana letaknya. Tergantung juga sih, komputer Anda ada keyboardnya atau enggak, tapi meskipun nggak ada keyboard asli, mungkin kalo lagi rusak atau gimana trus terpaksa menggunakan on-screen keyboard (pernah nyoba dan ternyata bikin geregetanmarah ) juga tetep aja ada tombolnya (print screen). Nah, tau fungsinya kaaan?

Fungsi dari tombol print-screen itu adalah untuk meng-capture layar PC kita kemudian dicopy ke clipboard dan digunakan untuk keperluan yang tentunya tergantung pemakai (?). Misalkan kita ingin mengcopy gambar dari laman web yang kita buka. Iya kalo bisa? kalo engga? Cara praktisnya memang gunakan print screen. Kemudian bisa dibuka di program Microsoft Office, atapun di program bernama Paint, Adobe Photoshop, yaa terserah kalian kalian lah. Caranya tentu harus ditekan tombol ctrl + V alias di paste dulu. Belum lagi kalau gambar yang dibutuhkan hanya sebagian dari yang ter-capture. Masalah Anda adalah tombol print screen meng-capture seluruh layar. Artinya, otomatis harus dilakukan cropping image atau pemotongan gambar.

Ribet nggak? –> enggak

Soalnya yang di copy kan cuma sedikit misalnya 1 screen. Kalau butuh screen yang berlipat-lipat apa nggak sengsara untuk mem-paste satu layar penuh, belum lagi untuk memotong gambar sesuai kebutuhan (di program editor gambar).  Haaaaaash. Bisa-bisa anda stres menggunakan cara seperti itu –> putus asa (jangan tiru adegan ini di rumah)

Nah udahan dulu deh curhatnya. Sekarang beralih ke review yang dimaksud dari awal tersenyum lebar

Supaya anda nggak stres dan merasa ribet, mendingan langsung dicoba aja deh SnapIt Screen Capture 3.7 dari Digeus Inc. Cara memakainya juga simple banget, ditambah autosave yang pastinya nggak diperlukan membuka banyak tab/screen clipboard hanya untuk paste dan save. Coba dah dicek linknya:

Screen Capture Software

Download aja softwarenya tapi itu cuma trial selama 14 hari alias 2 minggu. Cara pakai juga gampang, coba dilihat aja sekalian di link yang sudah diberikan di atas. Screen yang dicapture juga tidak harus screen penuh, artinya Anda bisa memilih seberapa banyak yang anda butuhkan. Tinggal click-and-drag aja.

Sama seperti tombol pront screen, bagian yang anda copy langsung bisa di-paste kan ke clipboard. Kalau anda ingin mengesave beberapa image dulu maka tinggal diatur saja autosavenya. Supaya nggak bingung, bisa juga diberi folder khusus untuk tempat menyimpan gambarnya. Jadi jangan sampai stres lagi yaa! Kalo udah se simple ini masih stres aja, ya berarti itu nasib anda.hi..hi..hi

Hm, software ini akan sangat pas bila anda sedang membuat presentasi atau ingin menerangkan tentang tombol-tombol di komputer (guru TIK yang membuat modul, mungkin?) karena anda tidak perlu membuka file image di program editor. Langsung copy paste aja ke dokumen yang dibuat, atau disave terlebih dahulu (autosave itu lhoo). Dan lagi, image bisa di save dalam bentuk format BMP, GIF, JPEG, PNG dan TIFF.

Oke dah, di e-mailnya Julia Taylor tadi juga disebutkan, kalau ada yang mau me-review produk mereka lagi, baik melalui FB, twitter, myspace, blog, atau apapun itu, silahkan aja kontak e-mailnya ke julia.taylor@digeus.com .  Kirimkan link review yang anda buat agar dia bisa melihatnya.

Nah bagi kalian-kalian yang me-review, kalian akan mendapatkan kode registrasi gratis sehingga software yang di download nggak cuman jadi trial yang habis 2 minggu. Katanya sih, review minimal 100 kata. Tapi di sini nyampe 500-600 kata lhostraight face hehe. Gapapa lah (jelas aja gapapa)

Yaudah ah, sampe ketemu aja lain waktu. Kerjaan (tugas dan PR) masih pada ngantri untuk diselesaikan oleh saya, maklum lah pada ngefans batting eyelashes. Oke laaah see ya next time big hugwave