Teh Herba, Teh Tanpa Daun Teh


 

Dengan rasanya yang enak serta segudang khasiat, belakangan ini teh herba semakin menjamur. Banyak kafe yang dengan percaya dirinya menyajikan teh herba. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkannya melalui banyak jalan; membeli di supermarket, apotek, maupun online di facebook dan twitter internet. Sayangnya, harga teh herba yang dijual di luar sana relatif mahal, karena banyak yang didapatkan dengan cara selundupan impor.

 

Uniknya, meskipun bernama teh, teh ini tidak mengandung daun teh. Nah lho?! Berdasarkan cara pembuatannya, teh herba termasuk teh hijau, karena dibuat tanpa melalui proses fermentasi. Lah trus, kalau gak pake daun teh, teh herba ini terbuat dari apa?

 

Teh herba dapat dibuat dari akar, rimpang, batang, bunga, biji, maupun daun dari tanaman yang berkhasiat obat. Bahan-bahan tersebut menyimpan banyak senyawa aktif, namun mudah hilang bila difermentasi. Maka dari itu, bahan-bahan teh herba langsung dimanfaatkan dalam bentuk segar, atau setelah dikeringkan dengan bantuan sinar matahari.

 

Awalnya, teh herba hanya dimanfaatkan untuk pengobatan. Karena, menyeduh dan merebus herba merupakan cara yang paling efektif untuk mengeluarkan zat-zat aktif dalam tanaman berkhasiat obat. Sejak berabad-abad yang lalu, teh  herba telah menjadi bagian dari sistem pengobatan dunia, terutama Ayurveda dan Traditional Chinese Medicine (TCM).

 

Menurut prinsip pengobatan TCM, khasiat yang terdapat dalam teh herba bekerja dengan cara menyeimbangkan yin (energi dingin) dan yang (energi panas). Keseimbangan yin dan yang akan berpengaruh terhadap perilaku, mood, konsentrasi, dan sistem imunitas. Alhasil, kini teh herba tidak hanya dimanfaatkan untuk pengobatan, tapi juga untuk mempertahankan imunitas dan mendukung aktivitas sehari-hari.

 

Ada beberapa cara untuk menyeduh teh herba tanpa mengurangi khasiatnya.

 

  • Herba berupa bunga, biji, dan daun

Umumnya mengandung minyak essensial yang mudah hilang bila terlalu lama dipanaskan. Maka, sebaiknya herba berupa bunga, biji, dan daun hanya diseduh dengan air panas saja, atau disebut dengan infusion.

 

  • Herba berupa bunga dan daun

Juga dapat diseduh dengan metode poci. Caranya, panaskan poci kaca dengan mengisi air panas hingga penuh, biarkan beberapa lama. Bila poci sudah panas, kosongkan poci kembali. Masukkan bunga atau daun, kmudian tuangi air panas. Tutup dan diamkan selama 10 menit sebelum disajikan.

 

  • Herba berupa akar yang keras

Agar zat-zat aktif yang ada di dalamnya benar-benar keluar, akar-akaran harus direbus menggunakan api kecil selama sekitar 20 menit, atau dikenal dengan sebutan metode decoction.

 

  • Cara lainnya adalah dengan metode overnight jar. Anda memerlukan stoples untuk menyeduh teh. Tuang air panas ke dalam stoples, kemudian tutup selama 1 jam untuk biji-bijian, 2 jam untuk bunga-bungaan, 4 jam untuk daun-daunan, dan semalam untuk akar-akaran. Sebelum disajikan, saring airnya.

 

Herba yang anda perlukan

Ada banyak herba yang bebas dikonsumsi kapan saja. beberapa diantaranya adalah:

  • Menenangkan pikiran dan tubuh, gunakan krisan, daun mint, kayu manis, pala, chamomile, atau lavender.
  • Membersihkan racun dan memperlancar peredaran darah, gunakan cengkih atau peterseli.
  • Meningkatkan stamina, gunakan jahe, daun mint, atau sereh.
  • Menambah konsentrasi dan daya ingat, gunakan pegagan atau ginseng.

 

❗ batasi penggunaannya 5 gelas dalam sehari

 

Untuk menghindari terjadinya reaksi antara zat aktif herba dengan zat kimia, maka:

  • jangan gunakan air PAM, namun Anda bisa menggunakan air kemasan bersuhu 80oC.
  • selain itu, jangan menyeduh menggunakan wadah aluminium, melainkan berbahan kaca, stainless steel, keramik, atau tanah liat.
  • Pilih herba yang tumbuh di pekarangan atau kebun, bukan dari pinggir jalan yang rawan polusi.
  • Pilihlah bahan-bahan yang umum, bila ingin menggunakan bahan lain, sebaiknya konsultasikan pada dokter terlebih dahulu.
Advertisements

One comment on “Teh Herba, Teh Tanpa Daun Teh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s