Manfaat Cokelat


Siapa yang tidak tergoda dengan makanan yang satu ini. Ya. Cokelat. Membayangkannya saja sudah menggiurkan sekali. Mungkin ada beberapa yang tidak menyukai cokelat karena berbagai alasan. Sekedar info saja, saya bukan termasuk beberapa orang tersebut . Singkatnya, saya adalah penggemar cokelat. Lihat saja segudang manfaat cokelat ini. 

Bersyukurlah ada Hernando Cortez. Karena berkat dia, kita bisa menikmati cokelat yang yummy tersebut. Pada tahun 1520, sang pengarung samudera ini memperkenalkan cokelat kepada Kerajaan Spanyol. Sejak saat itu, Theobroma cacao alias makanan para dewa ini lantas mendunia.

Berikut ini adalah fakta menarik tentang beberapa manfaat cokelat.

  • mengontrol hipertensi

Direktur Antioksidan Research Laboratory di Tuft University bernama Jeffrey Blumberg, PhD, meneliti kemampuan cokelat mengatasi hipertensi. Cokelat pekat (dark chocolate) yang diberikan pada relawan pengidap hipertensi sebanyak 80 gram/hari terbukti nyata menurunkan tekanan darah setelah 2 minggu dikonsumsi. Dan lagi, LDL, Si Kolesterol Jahat juga ikut-ikutan menyusut. Tapi, relawan yang mendapatkan white chocolate tidak mengalami perbaikan apapun.

  • menyehatkan jantung

Beberapa ilmuwan dari Harvard University of Public Health melakukan riset terhadap 136 hasil penelitian tentang kaitan cokelat dengan kesehatan. Hasilnya? Mereka menyimpulkan bahwa cokelat mampu menyehatkan jantung. Cokelat memperlancar aliran darah, mengurangi kemungkinan pengerakan lemak pada dinding pembuluh darah (yang dapat mengakibatkan penyumbatan serta menyempitnya pembuluh darah), serta menyusutkan kolesterol jahat LDL. Ini disebabkan oleh adanya antioksidan aktif dalam cokelat. Yaitu senyawa flavonoid, yang mampu mencegah kerusakan sel dan peradangan. Hal ini ditegaskan oleh Mary B. Engler, PhD, peneliti cokelat dan Direktur Cardiovascular and Genomics Graduate Program pada University of California, San Francisco, School of Nursing.

  • memperbaiki daya tahan tubuh dan memulihkan kelelahan

Minum segelas cokelat susu (seduhan cokelat dibubuhi susu) dapat membantu pemulihan setelah berolahraga. Dalam riset terbatas yang dilakukan oleh tim dari Indiana University, AS, para pembalap yang minum cokelat susu memiliki daya tahan lebih baik dan skor kelelahan lebih rendah dibandingkan semua pembalap yang hanya minum minuman isotonik

  • melembutkan kulit

Para ahli Jerman meneliti pengaruh cokelat terhadap kesehatan kulit. Sebanyak 24 relawan wanita diberi secangkir cokelat yang diperkaya flavonoid setiap harinya. Dan setelah 3 bulan, kulit mereka menjadi lebih halus, lebih lembap, dan tidak bersisik. Ini disebabkan, senyawa flavonoid dalam cokelat dapat membantu melindungi dan memperlancar aliran darah pada kulit, sehingga kulitpun lebih sehat. Ngomong-ngomong, yang jadi relawan enak ya, perawatan kulit gratis. Hehehe

  • meningkatkan kemampuan otak

Hasil penelitian dari West Virginia’s Wheeling Jesuit University menunjukkan bahwa cokelat meningkatkan aliran darah ke dalam otak, sehingga memperkuat fondasi memori, melebarkan rentang perhatian, memperbaiki daya tanggap, dan meningkatkan kemampuan memecahkan masalah. Para peneliti dari University of Pittsburgh juga menemukan bahwa senyawa feniletilamin cokelat bisa melebarkan pembuluh darah otak. Maka, stress dapat teredam dan membuat kita merasa relax, terbebas dari stres. Fakta lain adalah cokelat menghilangkan derita sakit kepala dan migrain (pusing sebelah).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s