Resep Istimewa yang Tak Disengaja


Beberapa resep ini berawal dari sebuah ‘kecelakaan’. Seandainya ‘kecelakaan’ itu tidak terjadi, mungkin beberapa –bahkan banyak– makanan dan minuman sedap tidak bisa kita nikmati hingga sekarang. Orang Inggris bilang “Lucky”, orang Indonesia bilang “Tidak sengaja –beruntung”, orang Jawa bilang “Ketepaan”. Haha~ resep istimewa apa saja? Flashback

Keju Perut Biri-biri

Keju, hm… Yeah, makanan ini asalnya dari susu yang diolah. Asal tahu saja yah, keju awalnya, alias pertama kali dibuat tanpa sengaja dalam perut biri-biri. Jangan kaget… Sekitar tahun 3000 SM, ada orang-orang Arab yang mengembara melintasi gurun. Mereka membawa susu dalam kantung minuman yang terbuat dari kulit perut biri-biri. Kantung minuman itu mereka gantungkan di punggung unta tunggangan mereka. Saat mereka merasa haus, mereka ingin meminum susu yang mereka bawa. Dan, –mereka juga kaget, kok– ternyata mereka malah menemukan susu yang sudah menggumpal, yang kita sebut keju. Penyebabnya adalah susu dalam kantung terguncang-guncang, ditambah lagi terkena panas matahari, sehingga mengalami proses kimia menjadi keju.

 

Daun ‘Jatuh’ jadi Teh

Tahun 2327 SM, Kaisar Shen Nung dari Cina sedang beristirahat di bawah sebuah pohon. Kemudian dia merasa haus dan menyuruh pelayannya merebus air untuk diminum. Saat sang pelayan memasak air dengan panci terbuka di bawah pohon, tanpa sengaja sehelai daun jatuh dan masuk ke dalam panci tanpa tutup tadi. Sebelum daun itu sempat disingkirkan, air keburu mendidih duluan. Kaisar Shen Nung meminum air “kejatuhan daun” itu. Ternyata setelah minuman itu dicoba, rasanya justru enak dan segar. Dan daun itu adalah daun dari pohon Camellia sinesis, yang sekarang kita kenal dengan sebutan teh.

 

 

Kentang “Kesal”

Suatu hari -gatau tanggal berapa- di tahun 1853, George Crum, koki asal Saratoga Springs, New York, sedang merasa kesal. Penyebabnya adalah, para pelanggan menolak kentang goreng yang disajikannya. Alasan para pelanggan, kentangnya terlalu tebal. George Crum lalu ingin membalas dendam pada pelanggannya. Kentang itu diiris tipis-tipis sehingga pelanggannya tidak bisa memakannya dengan garpu. Tapi kenyataannya, para pelanggan justru lebih menyukai kentang tipis-tipis itu karena terasa crispy. Mereka menyebutnya potato chips dan sering memesannya. Wow!

 

 

Es Krim “Kerucut”

Ernest Hamwi adalah seorang penjual kue kering di St. Louis Worls’s Fair pada tahun 1904. Dia membuat zalabia, wafer tipis namun rasanya seperti kue waffel. Ernest berjualan bersama Arnold Fomachou, pedagang es krim keliling. Arnold kehabisan gelas es krim, tapi es krim-nya masih banyak tersisa. Akhirnya Ernest melingkarkan zalabia menjadi bentuk kerucut dan menaruh es krim di dalamnya. Para pengunjung St. Louis Worls’s Fair menyukainya, dan sejak saat itu, es krim cone menjadi makanan favorit dunia!

 

 

Es Loli Pengaduk Soda

Malam hari di tahun 1904 –entah itu hari apa, tanggal berapa, bulan apa– Frank Epperson yang berumur 11 tahun sedang asyik mengaduk bubuk soda dan air untuk membuat soda pop. Belum beres mengaduknya, Frank sudah harus meninggalkan adonannya begitu saja untuk mengerjakan sesuatu yang lain. Malam itu sangat dingin, sehingga membekukan adonan soda pop buatan Frank. Esok paginya, Frank ke dapur dan menemukan soda popnya dalam keadaan membeku dengan tongkat pengaduk masih tertancap di situ. Dan akhirnya, Frank mencoba es “kebetulan” itu. Ternyata enak, dan sekarang kita menyebutnya es loli.

 

Kue Cokelat “Pecah”

Tahun 1930, Ruth Wakefields asyik membuat kue cokelat di Toll House Inn, Massachusetts. Dan, dia baru menyadari bahwa persediaan cokelat masaknya habis. Ia memiliki cokelat batangan, yang ia pikir akan meleleh bila dipanaskan bersama adonan kuenya. Dipecahkannya cokelat batangan itu menjadi kepingan-kepingan kecil –biar gampang leleh–, lalu ditaburkan ke dalam adonan. Tapi ternyata dia salah. Kepingan cokelat justru tidak meleleh, tapi kok jadi enak, yah? Dan sejak itu, Ruth Wakefields jadi suka membuat kue cokelat dengan kepingan-kepingan cokelat di dalamnya. Ia menyebutnya chocolate chips cake.

Nah, tertarik membuat resep dengan cara “tidak sengaja”? Coba-coba kan boleh, kalo ternyata jadinya nggak enak, ya… Habiskan sendiri saja deh. Hahaha 😀

Advertisements

14 comments on “Resep Istimewa yang Tak Disengaja

  1. dek , kue pecahny lucu . ak luwe dek dadian .
    dek , kmu gk mau ngpost resep mskan brgizi tpi bhan+pmbuatanny mudah ta?
    byk mkananny aj , dek . cz klas.ku suka mbuka blog makanan .
    wkwkwk .

    bgus kok , dekk . terusin . 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s